buan ramadhan adalah bulan penuh berkah, aku menikmati nya di Rumah Sakit tempat ku praktek saat itu, karena aku sedang menyelesaikan pendidikan D3 Kebidanan ku. aku luna mahasiswa kebidanan semester 4.
pagi hari yang indah, sebelum aku menjalani aktifitas ku untuk berangkat dines pagi di Rumah Sakit, ku buka mata ku, chek handphone apakah ada pesan masuk atau telepon saat aku tidur sejak habis subuh setelah sahur.
sebuah pesan masuk atas nama Arief dengan kalimat " selamat pagi.. "
luna : " pagi juga.. "
arief : " dines apa sekarang ? "
akhir akhir ini arief selalu bertanya semua kegiatanku, entahlah...
luna : " dines pagi "
arief : " oh ya,,, gimana kalau kita gak sms an, gak kontekan dulu biar gak ke ganggu juga aktifitas kita masing-masing "
what isi pesan nya gak salah, aku chek kalimat per kalimat nya, tapi itu nyata. arief sms seperti itu, apa maksudnya ? seketika aku pun kesal dan gak menentu, karena saat itu dari lubuk hati yang terdalam aku telah menyimpan rasa kagum padanya. kita dekat beberapa bulan ini,.tapi ya sudahlah.. aku ikuti mau nya, aku jawab pesan nya " okay "
kecewa, kesal, itu pasti... tapi aku selalu yakin, kalau berjodoh.. apapun yang terjadi kita bersama.
mulai hari itu, aku mulai block semua sosmed, agar tidak terkoneksi degan arief, no handphone nya aku delete. karena itu mau nya, aku ikuti semua keinginannya, " kita gak kontekan dulu " aku block semua nya karena untuk menghindari rasa ingn menyapa, rasa ingin menghubungi, aku selalu bisa menjauh dari orang orang yang ingin memutuskan kontek dengan ku dengan berbagai hal.
seharian penuh gak ada pesan satu pun dari arief, aku galau.. jelas, sedih... pasti. tapi aku fokuskan tenga dan pikiran ku denga aktifitas ku dirumah sakit.
tiba saat nya menjelang buka puasa di rumah kost ku, Alhamdulillah... adzan maghrib berkumandang.
tepat seleasi adzan aghrib, handpone ku berdering, sebuah pesan masuk dengan nomor yang sangat aku hafal. Arief. gak mungkin aku lupa nomor arief, walaupun nomor nya sudah di delete di ponselku, tapi di otak ku tidak. hehe
pikirku sejenak sebelum membuka pesan detailnya, ada apa arief sms lagi? kata nya mau lostkontek. ah sudah lah,, penasaran juga dengan isi pesannya.
" selamat berbuka puasa luna,,, aku gak bisa menjauh dari kamu sehari pun, aku sepi tanpa mu. please... kita seperti biasa lagi, jangan block semua sosmed ku,"
aku senyum senyum sendiri membaca pesannya, tapi tunggu dulu... aku gak langsung balas, gengsi dong... tahan dulu. so jual mahal gitu. hahaha
setelah teraweh aku chek ponsel ku, pesan masuk dar arief " luna.. "
aku jawab " iya... katanya gak mau hubungi aku lagi, makanya jujur sama diri sendiri, aku hanya mengikuti apa mau mu. aku ikuti alur cerita mu, aku berusaha ikuti mau kamu walaupun berat. "
akhirnya arief dan luna pun tidak pernah terpisahkan lagi, tidak pernah berusaha untuk menjauh lagi.
itulah cinta... jangan dipaksa, tapi diterima apapun alur cerita nya, jangan menjatuhkan harga diri, cinta tidak harus dikejar habis-habisan, kita cukup berbuat kebaikan engan kegiata bermanfaat, berdoa yang terbaik untuk kita dan cinta kita, nanti pun akan ada jalan keluarnya dan kalaupun berjodoh cinta menyatukan kita.
kisah nyata lulu luthfiah, Am.Keb dan muhammad arief hidayatulloh, SE
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar